Membuat Hand Sanitizer di Rumah

Tella Belara

Tangan adalah bagian tubuh yang sangat rentan menjadi tempat bersarangnya virus dan bakteri. Di saat melakukan berbagai aktivitas luar, baik sadar maupun tidak sadar, tangan sering kali berinteraksi dengan hal-hal yang dapat menebarkan kontaminasi, misalnya pada saat berjabat tangan, membuka pintu, dan sebagainya.

Pada masa globalisasi sekarang, semakin banyak hal-hal yang lebih mudah dan praktis. Salah satunya yaitu membersihkan tangan dari virus dan bakteri yang biasanya harus dicuci dengan air dan sabun, namun di kala kesibukan yang padat tentu akan sulit untuk menyempatkan kegiatan tersebut. Kini ada yang lebih mudah dan praktis agar dapat menghilangkan virus dan bakteri pada tangan, yaitu menggunakan hand sanitizer.Ini merupakan antiseptik yang gunanya untuk membunuh virus dan bakteri, bukan untuk membersihkan tangan dari kotoran. Saat tangan dalam kondisi kotor (yang terlihat secara nyata) maka dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun cuci tangan di air mengalir dilanjutkan dengan penggunaan hand sanitizer agar membunuh virus dan bakteri.

Maraknya peminat produk hand sanitizer, menyebabkan produk menjadi langka dan sulit dicari sehingga harga-harga di pasar meningkat. Namun, kini jangan panik. Kita bisa membuatnya sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Berikut bahan-bahan yang dibutuhkan:

1. Alkohol dengan kadar 96% sebanyak 100ml                                                        

2. Satu sendok makan gel lidah buaya

3. Assential oil/perasan jeruk nipis

4. Air 10ml

5. Mangkuk kecil

6. Botol plastik kecil kosong

Cara membuat:

1. Tuang air ke dalam mangkuk, kemudian campur dengan gel lidah buaya lalu aduk hingga merata

2. Tuang alkohol kadar 96% .

3. Lalu, tambahkan asential oil sebanyak 2-3 tetes, atau bisa juga digantikan dengan perasan jeruk nipis sebanyak 1/5 sendok makan. Aduk merata.

4. Tuangkan ke dalam botol plastik kecil dan hand sanitizer buatan rumah siap digunakan.

Yang perlu diingat dalam penggunaan hand sanitizer ini, tidak dianjurkan dengan penggunaan yang terlalu sering. Tentunya mengutamakan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.

Penulis: Monicha Cahyani

Editor: Diah Octavia

Maret 16, 2020

Tag: ,

Tinggalkan Balasan