MALAM PUNCAK PEMENTASAN TEATER AIR “PLAGIAT”

Jambi – Komunitas Teater Art in Revolt atau akrab dikenal dengan Teater AiR baru saja merampungkan garapannya yang berjudul Plagiat pada Sabtu malam (07/03) dengan memukau. Sebuah karya dari seniman Jambi sekaligus sutradara, EM Yogiswara, di Gedung Arena, Taman Budaya, Sungai Kambang, Kota Jambi.

Plagiat ini produseri oleh Rully Anggraini. Sejumlah aktor yang ikut terlibat berasal dari kalangan mahasiswa dari beberapa universitas di Jambi yang memang merupakan bagian dari Teater AiR.

Pertunjukan ini merupakan teater epik yang mana mengundang penonton untuk mengamati tokoh dan watak. Teater epik ini sendiri bertujuan agar penonton sadar terhadap kondisi sosial yang terjadi. Dengan durasi pentas hampir 60 menit, Plagiat lebih didominasi oleh gerak tubuh para aktor.

EM Yogiswara mengatakan konsep teater ini bergerak dari pengalaman dan kegelisahannya terkait kritik-kritik dialami dan yang masuk padanya serta fenomena yang terjadi di sekitarnya. Ia menerangkan bahwa banyak plagiator dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ia mengaku pernah didakwa sebagai plagiat, dan mengakui ia benar-benar plagiat, dan menjalaninya dengan sungguh-sungguh.

Edi berharap, masih bisa kreatif, dan mencari gagasan-gagasan yang baru, terobosan-terobosan yang baru pada wilayah tubuh yang ia sebut dengan tubuh-tubuh artistik, tubuh-tubuh artifisial, dan tubuh-tubuh spiritual.

Menurut salah satu penonton, ia sangat menikmati pertunjukan ini. “Penyajiannya unik dan menarik. Tidak membuat penonton bosan saat monoton. Terhibur, iya, diedukasi, apalagi. Aktor-aktornya cadas-cadas dan ngeri-ngeri.” Tutur Ahmad, penonton yang datang dari Kuala Tungkal. Ia berharap dunia teater tidak hanya menjadi hiburan tetapi penyampaian pesan kemanusiaan.

(Revina Indah Lestari)

Maret 10, 2020

Tinggalkan Balasan