Program Studi Sastra Indonesia UNJA Sambut Koordinator Baru untuk Periode 2025–2029

Jambi – Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Jambi resmi memiliki Koordinator Program Studi (kaprodi) yang baru. Pada Selasa, 22 Juli 2025, Sovia Wulandari, S.S., M.Pd. terpilih untuk memimpin prodi ini selama periode 2025–2029.

Pemilihan kaprodi baru ini menjadi awal baru dalam arah kepemimpinan program studi. Civitas akademika dan mahasiswa menyambut positif kehadiran Ibu Sovia, dengan harapan besar agar program studi Sastra Indonesia semakin berkembang, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Peran baru ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan seluruh elemen di lingkungan prodi.

Dalam momen ini, HIMSI (Himpunan Mahasiswa Sastra Indonesia) juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Liza Septa Wilyanti, S.Pd., M.Pd. yang telah mengemban tugas sebagai kaprodi pada periode sebelumnya. Selama masa kepemimpinannya, berbagai kemajuan telah dicapai, baik dari sisi manajerial, kegiatan kemahasiswaan, hingga penguatan identitas keilmuan prodi.

“Besar harapan untuk koordinator prodi yang baru Ibu Sovia semoga peran baru ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara dosen, mahasiswa, dan seuruh keluarga besar di lingkup program studi sastra indonesia universitas jambi ini, dan juga semoga menjadikan program studi ini semakin maju dan berkembang di bidang akademik maupun non akademik di kegiatan prodi ataupun kegiatan di lingkup mahasiswa, sekali lagi selamat untuk koordinator prodi yang baru dan semoga amanah”, ungkap Muhammad Fauzal Akhli selaku ketua umum Himpunan Mahasiswa Sastra Indonesia (HIMSI) juga mewakili teman-teman mahasiswa Sastra Indonesia lainnya.

Peralihan kepemimpinan ini bukan hanya menjadi momentum untuk menyambut semangat baru, tetapi juga menjadi refleksi atas dedikasi yang telah diberikan oleh kaprodi sebelumnya. Terima kasih atas segala kontribusi, dan selamat mengemban amanah baru bagi kaprodi terpilih.

Salam literasi!

Tinggalkan Balasan