Dosen Prodi Sastra Indonesia, FKIP Unja Berikan Pelatihan Alih Wahana dari Cerita Rakyat Jambi Menjadi Tulisan Puisi, Cerpen, dan Naskah Drama di SDN 151 Kota Jambi
Cerita rakyat Jambi kini mendapatkan napas baru melalui alih wahana menjadi karya sastra, berupa puisi, cerpen, dan naskah drama. Inisiatif ini dilakukan oleh dosen-dosen prodi Sastra Indonesia yang memberikan pelatihan alih wahana cerita rakyat kepada guru-guru di SDN 151 Kota Jambi. Pelatihan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang memperkenalkan kembali kekayaan cerita rakyat Jambi, seperti Putri Pinang Masak, Rangkayo Hitam, hingga Si Kelingking.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di ketuai oleh Dr. Dra. Irma Suryani.,M.Pd dimana anggota pada kegiatan ini yaitu Dr. Dra Warni.,M.Hum, Julisah Izar, M.Hum, Liza Septa Wilyanti.,M.Pd dan Helty, M.Pd. kegiatan ini juga dihadiri oleh Pengawas Sekolah Bapak L Manik dan seluruh guru-guru SDN 151 Kota Jambi. Pada kegiatan pelatihan ini Dr. Dra. Irma Suryani.,M.Pd mengatakan “Alih wahana tidak hanya melatih keterampilan berbahasa, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal. Ini sejalan dengan semangat kurikulum yang menekankan pada pengembangan karakter dan kecintaan terhadap budaya sendiri.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari guru-guru di SDN 151 Kota Jambi, salah satu guru menyatakan “Cerita rakyat merupakan warisan budaya yang sangat berharga. Melalui alih wahana, anak-anak didik tidak hanya mengenal cerita tersebut, tapi juga belajar mengolahnya menjadi karya sastra yang lebih kontekstual,” ujar Ibu Eci.

Karya-karya hasil alih wahana ini rencananya akan didigitalisasi dan dipublikasikan secara daring agar dapat diakses lebih luas oleh masyarakat, khususnya generasi muda yang lebih akrab dengan media digital. Dengan adanya pelatihan ini, cerita rakyat Jambi diharapkan tidak hanya bertahan sebagai warisan lisan, tetapi juga hidup dan berkembang dalam bentuk karya sastra yang bisa dinikmati lintas generasi.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.