Untuk Angkatan 2022 Ada Pesan Nih Dari Wisudawati 2021
Jambi—Wisuda merupakan hari yang sangat dinanti-nanti oleh seluruh mahasiswa, termasuk mahasiswa Sastra Indonesia, Universitas Jambi. Adanya kegiatan ini merupakan sebuah bentuk sukacita atas perjuangan mereka selama bertahun-tahun menuntut ilmu di kampus tercinta.
Lamanya perjalanan tersebut, tentunya memupuk banyak kenangan dan pengalaman berharga. Seperti wisudawati kali ini.
Ananda Rafael Tridinanti, Andi Galuh Mentari Rafa’i, merupakan wisudawati dari Program Studi Sastra Indonesia, Angkatan 2021.
Saat diwawancarai, Ananda mengungkapkan bahwa selama berkuliah dirinya melewati berbagai macam pasang surut kehidupan. Namun syukurnya hal tersebut dapat terlewati dengan baik.
“Selama di Unja puji tuhan banyak kesan baik, mulai dari teman-teman, organisasi juga, kegiatan-kegiatan Himsi dan lingkungannya. Walaupun banyak pasang surutnya.” Ungkapnya
Dirinya berpesan kepada seluruh adik-adik tingkat dibawahnya untuk terus berjuang dan tetap semangat.
“Buat teman-teman sobat Himsi yg masih berjuang, pokoknya apapun yang kalian sudah mulai harus kalian tuntutaskan, karena hari esok sudah ditentukan mulai hari ini.” Tambahnya.
Sementara itu Galuh mengungkapkan, bahwa kesannya selama berkualiah di Prodi Sastra, berbeda dari apa yang dirinya duga.
Sama seperti orang kebanyakan, awalnya Galuh berfikir bahwa Sastra Indonesia hanyalah mempelajari seputaran sasta. Namun siapa sangka, pada kenyataannya lebih dari pada itu.
“Sebelum kenal sastra mikirnya di sastra cuman nulis puisi, cerpen, atau naskah drama, tapi setelah bergabung ke sastra ternyata ada yang mempelajari tentang linguistik yang mana mengkaji bahasa, jadi semua bahasa itu bisa kita kaji menggunakan linguistik”. Jelasnya saat diwawancarai.
Hal ini senada dengan apa yang diterapkan pada penelitian skripsi miliknya.
Dirinya berpesan kepada adik-adik tingkatnya, terkhusus angkatan 2022 yang kini telah memasuki tahap penyusunan skripsi.
“Pesan untuk adik-adik yang belum sidang atau sempro, bukalah laptop kalian sekarang. Karena, satu baris yang kalian ketik itu merupakan sebuah proses agar kalian cepat-cepat selesai.” Ungkapnya.
Karena liat teman-teman yang udah sidang, sudah sempro itu bikin kita makin stres dan making mengundur-undur untuk membuat skripsi.
Galuh juga menambahkan bahwa saat melihat teman-teman yang sudah sidang ataupun sudah sempro, akan membuat stres dan makin mengundur-undur untuk membuat skripsi.
Tentunya, pengalaman-pengalaman ini akan berguna dan bermanfaat untuk para adik tingkat.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.