KUNANG-KUNANG
Karya: Egi Cahya Prameswari Aku tinggal di sebuah desa kecil yang terletak di tepi hutan. Bertahun-tahun selalu mencari ranting pohon untuk di jadikan api unggun sebagai penerangan saat malam hari. Sore ini pun begitu, aku dan adikku Jani pergi ke tengah-tengah hutan, menyapu dedaun kering yang bergelimpangan di tanah dengan kaki. Jika jumlah ranting yang […]
Read More KUNANG-KUNANGTAK-TIK SESUDAH MAGRIB
Oleh: Yessa Yuliana Satu minggu yang lalu terjadi peristiwa penculikan yang tidak diketahui siapa dalangnya. Berbagai pendapat di lontarkan, ada yang beranggapan itu arwah Mbah Nonok yang sedang mengintai jiwa-jiwa muda, pendapat lain mengatakan itu hanyalah ilusi belaka. Tentu ini situasi yang genting. Semenjak kepergian Mbah Nonok desa menjadi kacau, banyak peristiwa-peristiwa aneh yang sering […]
Read More TAK-TIK SESUDAH MAGRIBPENJUAL IKAN
Oleh: Yessa Yuliana Sepekan yang lalu seorang penjual ikan berhenti di depan rumahku, tampak ibu-ibu bergegas menghampiri penjual itu tidak luput akupun ikut melihat bahan pokok apa saja yang di bawanya. Tetapi ia tak membawa ikan ataupun bahan pokok untuk keperluan memasak. Ia hanya membawa satu kantong plastik hitam besar dan memberikan isinya kepada sepuluh […]
Read More PENJUAL IKANAYAM BERKOKOK
oleh: Yessa Yuliana Dua hari yang lalu, setelah bertandingan ayam hias Aku bergegas ke tempat air terjun untuk memandikan ayam jantan ku. Kakekku sering berkata kalau air terjun itu membawa berkah kepada siapa saja yang mandi di sana, tentu saja ini menjadi kunci keberhasilan. Supri nama ayam ku, selalu memenangkan setiap kejuaraan ayam hias […]
Read More AYAM BERKOKOKBaju BJ
Oleh: Siti Fitriah Pagi itu langit sangat indah. Matahari bersinar begitu terang, ditambah semilir angin yang menggoyangkan dedaunan pepohonan karet, membuat suasana pedesaan itu semakin hangat dan penuh keceriaan. Suara bebek dan ayam peliharaan Ibu juga tidak mau kalah. Suara mereka begitu riuh, meminta jatah sarapannya yang masih direbus. Dan pagi itu adalah pengumuman kelulusanku […]
Read More Baju BJMahasura
Oleh: Aprilia Kartika Putri “Lewat pintu yang itu, Mahasura.”Aku terdiam.Sudah lama aku tidak dipanggil dengan nama itu. Mahasura. Guru-guruku selalu memuji nama itu. Katanya bagus. Teman-temanku juga menyanjung nama itu. Mereka bilang nama itu sangat “anak senja.” Teman baikku, Romi, suka meledek nama itu: Susur, Sure, Surai, Video Syur. Ah, toh, dia tidak ada di […]
Read More MahasuraPesan Abak
Oleh: Yoga Mestika Putra HUJAN sore itu belum begitu reda, masih menyisakan gerimis. Hasril baru saja menyerahkan semua persyaratan berkas administrasi untuk upacara wisudanya yang akan digelar dua bulan lagi. Sepuluh meter setelah keluar dari ruangan Biro Akademik dan Kemahasiswaan itu, raut mukanya berubah. Di tangannya ada sebuah surat undangan wisuda berlogo Makara kuning. Ia […]
Read More Pesan AbakPeluk Hangat
Oleh: Gesang Tri Wahyudi Manusia adalah manusia, jika ia tahu cara memanusiakan manusia. Manusia terkadang lupa bagaimana menjadi manusia, seperti manusia yang tak lagi memiliki kemanusiaan. Kakinya masih melangkah di bawah terik sembari mengotak-atik gawai yang ia bawa. Kakinya memiliki cakupan langkah sekitar tiga inci, cukup besar untuk ukuran kaki mungil berukuran 39. Jarinya […]
Read More Peluk HangatKUDEP
Karya: Ike Selviana Prawolo Ia lahir sebagai putri seorang lelaki yang mencintai kebudayaan, yaitu Pak Joko yang mencintai Kuda Lumping atau yang lebih dikenal Kudep, singkatan dari Kudo Kepang sebutan masyarakat Desa Kasang Pudak tempat Yuli dibesarkan. Kudo Kepang adalah tarian yang menampilkan sekelompok prajurit tengah menunggangi kuda. Tarian ini menggunakan kuda yang terbuat dari […]
Read More KUDEP