Masa Uji Coba Parkir unja Sampai kapan?

Keadaan Parkir Unja tanpa pegawai dan palang otomatis
Masa Uji Coba Parkir unja Sampai kapan?
Oleh Novita Sari
Setelah digemparkan dengan parkiran yang menuai kontroversi, Universitas Jambi akhirnya tetap menerapkan sistem parkir berbayar bagi mahasiswa nya. Meski mendapat kecaman yang berbuah terkumpulnya ratusan mahasiswa pada 19 maret 2018, kini sistem parkir tersebut telah sebagian berjalan di depan mata. Sebagai salah satu bentuk kebijakan karena telah menjadi badan layanan umum (BLU) pihak rektorat bekerjasama dengan pihak swasta yang memenangkan tander pun melaksanakan penerapan parkir berbayar yang diawali dengan masa percobaan. Senin, 26 maret 2018 uji coba pertama sistem parkir unja dilakukan, hal itu mengakibatkan kemacetan yang mengular hingga ke depan perumahan citra raya city mendalo.
Anehnya beberapa hari terakhir, palang parkir di unja mendalo terlihat sepi. Tidak ada karyawan parkir yang biasanya melayani pemberian dan pengambilan kertas karcis. Kondisi palang yang ada pun dibiarkan naik begitu saja. Memang, beberapa saat pernah terlihat sistem nya tidak berjalan dengan baik. “Kadang sewaktu menarik karcis, karcisnya macet” ungkap Anisa Sintia Pratiwi salah satu mahasiswa fakultas Hukum unja. Ditambahkan nya, sekarang tidak ada penarikan karcis, palang nya dibiarkan terbuka serta petugas parkir nya tidak lagi berada ditempat semula ujarnya.
Sementara itu wakil presiden BEM KBM Unja, Hafidh Fadillah putra mengatakan bahwa kesepakatan diawal antara perwakilan mahasiswa dengan pihak rektorat bersama pihak manajemen parkir tidak menentukan masa percobaan parkir. “mereka membutuhkan waktu untuk evaluasi” ujar hafidh. Ia juga menambahkan bahwa kemacetan yang ada bukan disebabkan oleh percobaan sistem parkir, namun hal itu disebabkan oleh lampu merah yang membuat mobil-mobil terhenti bahkan kendaraan yang hendak kekiri pun tertahan. Hafidh juga menjelaskan bahwa kemacetan hanya terjadi saat jam-jam padat saja.
Mengenai masa percobaan parkir selama satu minggu Hafidh menjelaskan bahwa hal itu belum bisa dinilai, Sebab hal itu baru bisa dinilai setelah berjalan agak lama. “kemarin pihak manajemen parkir telah menyajikan data-data dan segala kemungkinan tentang keberjalanan parkir ini, namun hal itu terbantahkan dengan realita” ujar Hafidh. Dijelaskan nya bahwa masa pelaksanaan parkir sesungguhnya akan dilaksanakan ketika semua fasilitas yang berhubungan dengan parkir sudah selesai dibangun. Sayangnya, beberapa pegawai parkir yang sempat ditanyai menolak untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.