Bait-Bait Rindu

Oleh: Huriyah Padhilah Anasti
SEPI
Di sebuah halaman, di sebuah pelataran
Di sepanjang alir sungai,
di tiap-tiap helai
Kau menjelma serupa bait-bait ingatan
Menjadi-jadi seperti riuh pepohonan
Kau adalah doa-doa di sepertiga malam
Tak henti, tak putus, tak bisu
Kau adalah fatamorgana,
pergilah
Biar aku sendiri di sini
benar-benar sepi
RINDU
Siapa di situ?
Pada waktu yang tak pernah tentu
Siapa di situ?
Pada jalan yang tak pernah mengenal temu
Siapa di situ?
Pada hela nafas,
sebulir air mata,
sebuah kata
Rindu.
PULANG
Pelan-pelan ia masuk
Membuka satu persatu pintu
Menyingkap helai demi helai tirai jendela
Pelan-pelan ia duduk
Melihat pada dinding yang hampir runtuh
Melihat sebuah ruangan kosong yang hampa
Melihat beribu kenangan
yang tak akan pernah pulang
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.